Yuk, Hilangkan Stres di Tempat Kerja!

Waspada pekerjaan menumpuk atau waktu bekerja yang nggak menentu bisa bikin stres mudah menyerang. Stres memang nggak bisa dihindari, apalagi untuk kamu para pekerja yang masih harus work from home, atau pun hybrid.

Namun, stres atau penat yang terlalu berat jangan dibiarkan terlalu lama. Karena, jika dibiarkan terlalu lama bisa berimbas buruk terhadap kualitas kehidupan kamu sendiri. Agar stres nggak jadi hal buruk yang berlarut, simak beberapa tips ampuh berikut untuk hilangkan stres berikut, yuk!

Tentukan Prioritas Pekerjaan

Menentukan prioritas akan memilah pekerjaan mana yang seharusnya dikerjakan terlebih dahulu. Hal ini juga untuk menghindari pekerjaan menumpuk secara terus-terusan. Pekerjaan menumpuk ini bisa jadi salah satu pemicu burn out, dan stres di tempat bekerja.

Selain menentukan prioritas, kamu juga bisa membuat timeline pengerjaan supaya mencapai target tepat waktu. Selain pekerjaan lebih terarah, pekerjaan akan lebih cepat selesai dan membuat kamu lebih nyaman dan tenang untuk melanjutkan pekerjaan lainnya. Jika pekerjaan sudah terkirim dengan baik, kamu tinggal menunggu feedback atau pekerjaan yang bisa dikerjakan esok hari.

Mendengarkan Musik

Musik banyak digunakan orang sebagai teman untuk menenangkan diri. Salah satunya bisa untuk  menjadi teman terbaik saat kamu sedang hectic dalam pekerjaan. Musik dapat membangkitkan mood, meringankan beban pikiran, dan membuat kamu lebih rileks lagi.

Ambil waktu sejenak untuk mendengarkan musik. Cukup putar musik yang kamu suka selama 15-30 menit untuk meningkatkan konsentrasi. Selain itu, kamu juga bisa mendengarkan musik sambil menarik napas. Kegiatan menarik napas sejenak mampu membuat diri kamu lebih rileks dan mengurangi stres. Lakukan ini secara rutin dan berulang-ulang untuk efek baik yang lebih Panjang.

Keluh Kesahkan Masalah Pekerjaan

Sesekali mengeluh tentang pekerjaan tidak ada salahnya. Tapi, jangan lupa untuk berkeluh kesahlah kamu di tempat yang benar. Misalnya, kepada teman terdekat, pasangan, saudara, orang tua, atau pun sahabat. Jangan pernah salah tempat untuk menumpahkan uneg-uneg. Sebab, sekali kamu salah tempat, maka bisa jadi bukannya lega, malah jadi masalah baru.

Berkeluh kesah tentang pekerjaan bukan berarti setiap hari harus mengeluh. Jika dirasa kamu sudah tidak bisa menahannya lebih lama lagi, itu saatnya kamu keluhkan pada tempat terbaikmu. Jadikan hal tersebut sebagai tempat melampiaskan segala keluh kesah yang mengganjal, hingga kamu lega dan tidak sampai stres dalam pekerjaan.

Jangan Lupa Olahraga

Olahraga yang kamu lakukan nggak mesti olahraga berat. Kamu bisa kok lakukan olahraga kecil atau sekedar stretching di meja kantor/ruang kerja. Lakukan Gerakan-gerakan kecil ini dapat memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh.

Kamu juga bisa melakukan olahraga di sekitar rumah kurang lebih selama 20-30 menit, seperti jalan sehat atau lari di area komplek. Dengan banyak kamu melakukan gerakan tubuh, semakin lancar aliran darah tubuh, dan semakin baik tubuh serta pikiran kamu untuk mengolah stres.

Jangan Lupa Cuti, Senangkan Diri Sendiri

Setiap karyawan memiliki hak untuk ambil jatah cuti dalam pekerjaan mereka. Cuti dan rehat sejenak dari pekerjaan adalah cara terbaik untuk melepas stres dalam tubuh. Kalau Bahasa sekarangnya biasa disebut dengan healing sejenak.

Selagi cuti, saatnya kamu juga menyenangkan diri sendiri dengan cara manfaatkan promo-promo yang ada. Kamu tinggal scan QRIS di merchant favorit, Indomaret, dan Alfamart yang bikin mudahnya bayar transaksi apapun pakai OTTO Cash! Pokoknya #ByeByeRibet. 

Setiap orang mengalami stres yang berbeda-beda dan tidak bisa dibandingkan satu sama lainnya. Tinggal kamu yang harus mengolah stres secara bijak dan tidak salah langkah. Selamat menerapkan tips di atas dan semoga stress kamu bisa berkurang 😊

#TipsStres #OTTOCash

Artikel Pilihan Lainnya

Yuk, Hilangkan Stres di Tempat Kerja!

Waspada pekerjaan menumpuk atau waktu bekerja yang nggak menentu bisa bikin stres mudah menyerang. Stres memang nggak bisa dihindari, apalagi untuk kamu para pekerja yang